Kampanye Terakhir PKS di Gazibu Bandung

"Allahu Akbar..!!" Pekik takbir menggema diantara orasi politik dan hiburan nasyid saat kampanye terbuka Partai Keadilan Sejahtera di Lapangan Gazibu Bandung. Kampanye yang digelar pada hari Ahad tanggal 29 Maret 2009 itu memang sudah ditunggu - tunggu oleh seluruh kader dan simpatisan PKS (termasuk saia, hehehe). Ya iyalah.. Karena ini adalah kampanye terbuka terakhir PKS di tanah Padjadjaran. Sehingga wajar jika pada saat kampanye ini seluruh hadirin begitu emosional, mulai dari nangis, jingkrak, berteriak takbir, de el el.


Nah, waktu itu saia berangkat ke Gazibu bersama rombongan dari DPC PKS Coblong. Setelah sarapan kupat sayur di Simpang Dago (yummii...), beberapa menit kemudian terlihat barisan rapi massa berjalan kaki memakai baju putih dan membawa bendera dan poster. Mereka turun dari arah atas Dago. Spontan massa PKS ini menjadi pusat perhatian di Simpang Dago (apalagi pada saat itu rame karena ada pasar). Sang orator yang naik disebuah mobil pick up terus berorasi "Kanngo wargi Bandung sadayana, ulah hilap contreng nomor dalapan. PKS nu pang hadena... nu bersih, peduli, sareng profesional, Allahu Akbar!!", begitulah ajakan sang orator. Di mobil pick up itu pula ada caleg - caleg PKS dari Dapil 1 Bandung.

Setelah puas beraksi di Simpang Dago, massa PKS pun mulai bergerak memasuki kawasan Dipati Ukur. Saia ikut bergabung ke dalam barisan PKS ini, berjalan kaki menuju Gazibu. Ternyata selidik punya selidik (kayak detektif aja...) ide jalan kaki menuju Gazibu ini adalah upaya PKS menghindari konvoi kendaraan bermotor yang berpotensi menyebabkan kemacetan. Memang benar, selama kami berjalan di kawasan DU, alhamdulillah barisan kami tidak menyebabkan kemacetan. Karena selain long march kami ini rapi (soalnya ada border/pembatas barisan), massa tidak terlalu makan porsi jalan raya. Selain itu hitung - hitung sebagai sarana jalan sehat di pagi hari yang sejuk di Kawasan Dago. Selama long march di DU ini pula kami membagi - bagikan stiker dan brosur caleg - caleg PKS, "Tong hilap contreng PKS yah...", ucap seorang akhwat ketika memberikan stiker kepada seorang bapak - bapak. Sementara saia sibuk menjadi photografer dadakan, hehehehe...

Sekitar 20 menit kemudian, rombongan kami pun akhirnya sampai juga di Lapangan Gazibu Bandung. Wah luar biasa... Ternyata simpatisan dan kader PKS sudah banyak yang hadir di Gazibu. Selain itu kepadatan di Gazibu ditambah pula para pedagang "Pasar Kaget Minggu Gazibu" yang semakin menambah semaraknya kampanye terbuka PKS ini. Massa PKS dan para pedagang pun saling membaur. Ya saling menguntungkan lah, massa PKS beli makanan atau barang - barang lainnya, para pedagang mendapatkan keuntungan dan stiker PKS (wah bonusnya stiker euyy... hehehe). Sebenarnya pada saat kami datang, kamapanye sudah dimulai. Tetapi baru sebatas hiburan - hiburan, seperti nasyid, puisi, kesenian daerah sunda, dan lain - lain. Kampanye sesi pertama pun ditutup sekitar pukul 12.45 wib karena bertepatan dengan sholat dzuhur.

Kampanye terbuka sesi kedua dimulai pukul 13.00 wib. Saia agak telat datang karena tempat sholatnya agak berjauhan dengan lapangan Gazibu, tepatnya di Asrama Kaltim. Apalagi saia jalan kaki... :( Pas saia datang sedang dipanjatkan doa kemenangan. Subhanallah... suasana tiba - tiba menjadi sejuk. sebagian hadirin ikut larut dalam hikmatnya suasana doa itu. Setelah doa, dilanjutkan dengan orasi - orasi politik. Mulai dari Ust Taufik Ridlo, Ust Ahmad Heryawan, Ust Suharna, Bu Ledia, dan Ust Hilmi. namun ditengah orasi Ust Ahmad Heryawan, berkah dari Allah, hujan, turun deras. Namun Subhanallah... hadirin tidak ada yang bubar! Mereka sudah siap dengan membawa payung (seperti saia...) dan jas hujan. Palingan hanya beberapa akhwat dan ibu - ibu yang sedikit mencari tempat teduh dibawah tenda. Begitu juga dengan para orator, mereka semua ikut hujan - hujanan. tidak ada rasa takut terkena sakit, karena kami yakin hujan in adalah berkah dari Allah. Sama seperti kampanye terakhir Pilkada Jabar, PKS mengusung Ahmad Heryawan dan Dede Yusuf (HADE), hujan juga turun deras... sama persis ketika kampanye sekarang. Setelah orasi, acara berikutnya adalah hiburan dari Band GIGI. Dan luar biasa pula, vokalis GIGI Kang Armand Maulana juga tampil sambil hujan - hujanan dengan beberapa hits - hits religinya.

Akhirnya kampanye terbuka ini selesai pukul 15.30 wib bertepatan dengan waktu ashar. Wah Subhanallah... semoga kemenangan itu diberikan kepada PKS dari Allah. amiinn...

PKS Sedot Massa Partai Demokrat ??

Di luar perkiraan pengamat dan hasil survei, ternyata massa Partai Demokrat tidak sebesar yang diperkirakan oleh beberapa lembaga survei. Massanya disedot PKS? Kampanye pertama Partai Demokrat yang diselenggarakan di Jakarta dengan kekuatan penuh belum menunjukkan kebenaran prediksi para pengamat yang mengatakan PD akan merajai pemilu dengan suara 24% lebih.

Bayangkan saja kekuatan dan dana yang dikerahkan untuk kampanye Jumat (20/3), PD menyewa Gelora Bung Karno dengan menghadirkan sejumlah artis top dan grup band papan atas yang memeriahkan kampanye ini antara lain grup band Ungu, Andra and The Backbone, The Changcuters, Cici Paramida, dan Dewi Yull bahkan dihadiri langsung oleh ketua dewan pembina PD, SBY.

Namun demikian animo masyarakat menghadiri acara ini tidak seperti yang diharapkan, GBK yang memiliki kapasitas penuh 120 ribu orang ternyata di kampanye PD kali ini, peserta hanya memenuhi separuh lapangan. Sementara di tribun, hanya tribun bawah saja yang terlihat penuh sementara tribun atas kosong. Bisa diperkirakan yang dateng tidak sampai 60ribu, jauh dari perkiraan panitia yang menargetkan 100ribu.

Pada waktu yang bersamaan PKS yang kampanye di 5 titik di Jakarta , yaitu di Lapangan Blok S Jaksel, GOR Johar Baru Jakpus, Gelanggang Remaja Jakut, Lapangan WIKA Klender Jaktim, dan Lapangan Mercu Buana Jakbar ternyata berhasil menyedot massa yang luar biasa, bisa dikatakan PKS memutihkan 5 penjuru Jakarta ini, dan massa yang hadir

diperkirakan menembus 100 ribu. Namun perlu diingat bahwa dalam kampanye ini PKS tidak menyewa sekian banyak artis dan grup band terkenal seperti PD. Inilah luar biasanya PKS.

Dari kondisi kampanye PD dan PKS tersebut di atas bisa dikatakan PKS menunjukkan bahwa mereka lebih memiliki dukungan riil di Jakarta, dengan kata lain PKS mampu menyedot massa PD, hal ini berkebalikan dengan prediksi pengamat akhir-akhir ini. Kampanye door to door atau direct selling dan aksi simpatik yang sudah PKS lakukan jauh-jauh hari sebelum waktu kampanye rapat umum ternyata lebih memikat hati warga Jakarta.

Iming-iming suguhan pertunjukan artis dan band papan atas bahkan kehadiran presiden RI dan juga ketua dewan pembina PD bapak SBY pun tidak mampu mengalahkan keinginan warga Jakarta untuk mendatangi dan meramaikan kampanye PKS di 5 penjuru Jakarta.

Hal ini juga menunjukkan image PKS sebagai partai bersih tidak luntur oleh berita negatif yang dihembuskan rival politiknya disamping itu warga Jakarta lebih percaya kalau PKS memang peduli, tidak hanya dekat-dekat pemilu. Dengan kondisi demikian bukanlah hal yang mustahil PKS memenuhi targetnya secara nasional sebesar 20%.

Namun demikian catatan dari kami bahwa PD dan PKS yang sama-sama merupakan partai besar menunjukkan kampanye yang baik dan bisa mengendalikan massanya, sehingga meskipun dilakukan pada waktu yang bersamaan tidak ada keributan antar pendukung partai.

(http://inilah.com/berita/citizen-journalism/2009/03/21/92400/pks-sedot-massa-partai-demokrat/)

Rahasia Mengapa Orang Yahudi Banyak yang Pintar

Tanpa bermaksud untuk mendramatisasi tentang orang Israel dan atau orang Yahudi, saya ingin berbagi informasi yang saya peroleh dari membaca terjemahan H. Maaruf Bin Hj Abdul Kadir (guru besar berkebangsaan Malaysia) dari Universitas Massachuset USA tentang penelitian yang dilakukan oleh DR.Stephen Carr Leon. Penelitian DR Leon ini adalah tentang pengembangan kualitas hidup orang Israel atau orang Yahudi.


Mengapa Orang Yahudi, rata-rata pintar ? Studi yang dilakukan mendapatkan fakta-fakta sebagai berikut :
Ternyata, bila seorang Yahudi Hamil, maka sang ibu segera saja meningkatkan aktivitasnya membaca, menyanyi dan bermain piano serta mendengarkan musik klasik. Tidak itu saja, mereka juga segera memulai untuk mempelajari matematika lebih intensif dan juga membeli lebih banyak lagi buku tentang matematika. mempelajarinya, dan bila ada yang tidak diketahui dengan baik, mereka tidak segan-segan untuk datang ke orang lain yang tahu matematika untuk mempelajarinya.

Semua itu dilakukannya untuk anaknya yang masih didalam kandungan. Setelah anak lahir, bagi sang ibu yang menyususi bayi nya itu, mereka memilih lebih banyak makan kacang, korma dan susu. Siang hari, makan roti dengan ikan yang tanpa kepala serta salad. Daging ikan dianggap bagus untuk otak dan kepala ikan harus dihindari karena mengandung zat kimia yang tidak baik untuk pertumbuhan otak si anak. Disamping itu sang ibu diharuskan banyak makan minyak ikan (code oil lever).

Menu diatur sedemikian rupa sehingga didominasi oleh ikan. Bila ada daging, mereka tidak akan makan daging bersama-sama dengan ikan,karena mereka percaya dengan makan ikan dengan daging hasilnya tidak bagus untuk pertumbuhan. Makan ikan seyogyanya hanya makan ikan saja, bila makan daging , hanya makan daging saja, tidak dicampur. Makan pun, mereka mendahulukan makan buah-buahan baru makan roti atau nasi. Makan nasi dulu baru kemudian makan buah, dipercaya akan hanya membuat ngantuk dan malas berkerja.

Yang istimewa lagi adalah : Di Isarel, merokok itu tabu ! Mereka memiliki hasil penelitian dari ahli peneliti tentang Genetika dan DNA yang meyakinkan bahwa nekotin akan merusak sel utama yang ada di otak manusia yang dampaknya tidak hanya kepada si perokok akan tetapi juga akan mempengaruhi “gen” atau keturunannya. Pengaruh yang utama adalah dapat membuat orang dan keturunannya menjadi “bodoh” atau “dungu”. Walaupun, kalau kita perhatikan , maka penghasil rokok terbesar di dunia ini adalah orang Yahudi ! Tetapi yang merokok , bukan orang Yahudi.

Anak-anak, selalu diprioritaskan untuk makan buah dulu baru makan nasi atau roti dan juga tidak boleh lupa untuk minum pil minyak ikan. Mereka juga harus pandai bahasa , minimum 3 bahasa harus dikuasai nya yaitu Hebrew, Arab dan bahasa Inggris. Anak-anak juga diwajibkan dan dilatih piano dan biola. Dua instrument ini dipercaya dapat sangat efektif meningkatkan IQ mereka. Irama musik terutama musik klasik dapat menstimulasi sel otak. Sebagian besar dari musikus genius dunia adalah orang Yahudi.

Satu dari 6 anak Yahudi, diajarkan matematik dengan konsep yang berkait langsung dengan bisnis dan perdagangan. Ternyata salah satu syarat untuk lulus dari Perguruan Tinggi bagi yang Majoring nya Bisnis, adalah, dalam tahun terakhir, dalam satu kelompok mahasiswa (terdiri dari 10 orang), harus menjalankan perusahaan. Mereka hanya dapat lulus setelah perusahaannya mendapat untung 1 juta US Dollar. Itulah sebabnya, maka lebih dari 50 % perdagangan di dunia dikuasai oleh orang Yahudi. Design “Levis” terakhir diciptakan oleh satu Universitas di Israel, fakultas “business and fashion“.

Olah raga untuk anak-anak, diutamakan adalah Menembak, Memanah dan Lari. Menembak dan Memanah, akan membentuk otak cemerlang yang mudah untuk “fokus” dalam berpikir !

Di New York, ada pusat Yahudi yang mengembangkan berbagai kiat berbisnis kelas dunia. Disini terdapat banyak sekali kegiatan yang mendalami segi-segi bisnis sampai kepada aspek-aspek yang mempengaruhinya. Dalam arti mempelajari aspek bisnis yang berkaitan juga dengan budaya bangsa pangsa pasar mereka. Pendalaman yang bergiat nyaris seperti laboratorium, “research and development” khusus perdagangan dan bisnis ini dibiayai oleh para konglomerat Yahudi. Tidak mengherankan bila kemudian kita melihat keberhasilan orang Yahudi seperti terlihat pada : Starbuck, Dell Computer, Cocacola, DKNY, Oracle. pusat film Hollywood, Levis dan Dunkin Donat.

Khusus tentang rokok, negara yang mengikuti jejak Israel adalah Singapura. Di Singapura para perokok diberlakukan sebagai warga negara kelas dua. Semua yang berhubungan dengan perokok akan dipersulit oleh pemerintahnya. Harga rokok 1 pak di Singapura adalah 7 US Dollar, bandingkan dengan di Indonesia yang hanya berharga 70 sen US Dollar. Pemerintah Singapura menganut apa yang telah dilakukan oleh peneliti Israel , bahwa nekotin hanya akan menghasilkan generasai yang “Bodoh” dan “Dungu”.

Percaya atau tidak, tentunya terserah kita semua. Namun kenyataan yang ada terlihat bahwa memang banyak sekali orang yahudi yang pintar ! Tinggal, pertanyaannya adalah, apakah kepintarannya itu banyak manfaatnya bagi peningkatan kualitas hidup umat manusia secara keseluruhan.

(http://ayesh72.blogspot.com/)

Dari Juru Parkir Hingga Artis Menjadi Caleg

Pemilu 2009 tinggal menghitung hari. Semua parpol kini sibuk berkampanye (walaupun intensitasnya masih kecil – kecilan) untuk menjaring para pemilih. Selain parpol, para calon legislatif (caleg) dari setiap parpol juga sibuk berpromosi visi misi atau sekedar numpang naruh tampang di baliho dan pamflet. Pemilu kali ini memang cukup menarik. Seperti ada aura tersendiri untuk pemilu 2009 (tapi bukan aura kasih lho...). Mengapa saya katakan seperti itu?? Lihat saja fakta di TKP (hee...).

Fakta pertama, jumlah parpol kini bertambah banyak. Seingat saya, pada pemilu 2004 jumlah parpol itu 24. Nah pemilu kali ini jumlah parpol itu melonjak menjadi 44!! (busyeet...). Lalu fakta kedua, tentang caleg nih. Para caleg, baik itu untuk tingkat DPRD atau DPR – RI, sekarang tidak hanya berasal dari kalangan politisi saja. Beberapa waktu yang lalu saya membaca berita di salah satu portal berita online yang isi beritanya adalah profil caleg dari kalangan artis lebih tepatnya penyanyi (siapa ya??). Lalu besoknya (di portal berita yang sama) memuat profil caleg yang berprofesi sebagai juru parkir (jukir).

Lantas saya bertanya – tanya di dalam relung hati yang terdalam (lebaayy..), kenapa sih pada daftar jadi caleg??
Tidak bisa kita bohongi, ketika seseorang telah menjadi atau terpilih sebagai anggota legislatif maka tiba – tiba seperti “tajir” medadak. Yang dulunya naik motor, kini naik mobil (walaupun plat merah) dan ada supir pirbadinya. Yang dulunya mempunyai rumah dari kayu (kena banjir pula), berubah menjadi rumah bertembok batu dan bertingkat. Nah apa ini semua yang menjadi daya tarik masyarakat untuk berlomba – lomba menjadi anggota legislatif?? Ingin menjadi tajir alias kaya?? Jawaaabbb...!!! (Lho..sabar kang..)

Kalo ternyata hal – hal diatas menjadi dasar seseorang untuk maju menjadi caleg, saya yakin betapa bobroknya legislatif di negara kita di masa yang akan datang. Bayangkan.. Materi yang menjadi tujuan (itupun untuk pribadi) bukan aspirasi rakyat lagi yang diperjuangkan, astaghfirullah. Padahal ketika kampanye dan promosi ke konstituen ataupun grass root, setiap caleg pasti berjanji “Saya akan memperjuangkan aspirasi anda...hak anda...kebutuhan anda...bla...bla...bla”.

Apakah ini potret calon legislatif di Indonesia??
Rekan – rekan blogger (dan siapa pun yg membaca posting ini), kita harus menjadi pemilih cerdas (bagi yang udah punya hak pilih ya). Memilih berdasarkan track record kalo kata P** bukan karena pemberian kaos, uang, atau janji – janji kosong. Jadilah pemilih yang dinamis tidak apatis, maksudnya mencari background parpol atau caleg yang akan kita pilih. Apakah bersih, peduli, dan profesional?? Jika tidak, katakan “Anda bukan pilihan saya!!!” (he..he..he..)

Mengapa Why Tetapi But??

Mengapa seseorang Yahudi diperbolehkan menyimpan janggut untuk mengamalkan kepercayaannya…??

…tetapi bila seorang Muslim berbuat demikian, dia dianggap ekstrim dan Terorist?


Mengapa seseorang rahib boleh berkerudung keseluruhan tubuhnya karena memperhambakan diri kepada Tuhannya…??

…tetapi bila seseorang Muslimah melakukan begitu, dia ditekan?



Mengapa bila wanita barat menjadi ibu rumah tangga, dia dihormati kerana dikatakan berkorban untuk keluarganya…??

…tetapi bila wanita Islam berbuat begitu, mereka kata, “ dia mesti dibebaskan! “


Mengapa anak - anak gadis yang sekuler dibiarkan berpakaian mengikut kesukaannya karena punyai hak dan kebebasan…??

…tetapi bila seseorang wanita Muslim memakai hijab, dia tidak boleh menjejakkan kakinya ke sekolah?


Mengapa bila seseorang kanak-kanak meminati sesuatu bidang, dia dikatakan mempunyai bakat…??

…tetapi bila seseorang kanak-kanak tertarik kepada Islam, dia dikatakan tak berguna?


Mengapa bila seseorang Kristian atau Yahudi membunuh, agamanya tidak dikaitkan…??

tetapi baru saja seseorang Muslim didakwa melakukan pembunuhan, maka nama Islam turut diadili!


Mengapa bila seseorang berkorban diri untuk melihat orang lain hidup, dia amat disanjungi…??

…tetapi bila seseorang warga Palestina melakukannya untuk menyelamatkan diri, keluarga, rumahtangga dan masjidnya, dia dikenali sebagai seorang pengacau?


Mengapa bila seseorang non muslim mengendarai mobil mewah dengan sedikit ugal-ugalan, terkadang tidak pernah dipertikaikan…??

…tetapi bila seseorang Muslim melakukan kesalahan, maka orang berkata itu karena agamanya Islam!


Mengapa kita terlalu percaya kepada surat kabar…??

…tetapi selalu persoalkan apa yang terkandung di dalam Al-Quranul Karim?

(http://humairamarby.wordpress.com/)